Pagi ini saya harus berangkat ke Tarakan Kalimantan Timur.
Saat melakukan check ini , saya spontan menghadiahi petugas check in maskapai penerbangan yang saya pilih dengan buku saya CLIMBING TO THE TOP OF LIFE.
Petugas itu senang.
Apa alasan saya memberikan hadiah itu ?
Saya hanya berharap Allah memudahkan urusan saya saat check ini , karena berat barang bawaan saya melebihi batas 20 kg, juga karena ada sedikit kesalahan penulisan nama pada tiket yang saya pesan.
Begitu petugas tersebut melihat barang barang bawaan saya yang kelihatan berat , dia bilang ,”Mahal lho Pak biaya ke Tarakan ”
“Ndak apa apa, barang yang saya bawa itu isinya buku, mau saya pakai untuk peserta training di sana “, kata saya.

” Baik Pak kalau begitu”, dia lalu menghitung biaya yang harus saya bayar.
“Kurang lebih sekitar 900 ribu Pak , tapi ini sudah saya berikan potongan “,begitu dia lalu menjelaskan, sambil menyerahkan lembar pembayaran dan meminta saya membayar di tempat yang sudah ditentukan , kira kira 30 meter dari tempat check in tersebut.

Begitu saya hendak membayar , ternyata kasir yang melayani saya menyebut angka 560 ribu rupiah yang harus saya bayarkan.

Saya lalu kembali ke petugas check in tadi , untuk mengambil bordingpass saya.
Saya mengucapkan terimakasih banyak karena dia telah banyak membantu.Harusnya saya membayar sekitar 900 ribu rupiah untuk kelebihan bagasi saya , tetapi akhirnya hanya dikenakan 560 ribu rupiah.

“Alhamdulillah ya Allah , Engkau telah membalas shadaqah buku saya ke petugas check ini tadi”

Yang membuat saya terheran heran adalah saat saya hendak meninggalkan meja petugas check in tersebut , ternyata namanya adalah AKHMAD.

Waaaaah AKHMAD ketemu AKHMAD nih pagi pagi.

(Nama saya sendiri di KTP tertulis AKHMAD ,nama AKHMAD ARQOM adalah panggilan akrab teman teman pada saya)