Profil Kota Malang Jawa Timur

Tugu Kota Malang Jawa Timur
Annisa Alwita from Malang, Indonesia, CC BY-SA 2.0, via Wikimedia Commons

Kota Malang (diucapkan [mala], Jawa: Hanacaraka:, Pegon:, osob kiwalan: Ngalam) adalah sebuah kota di provinsi Jawa Timur, Indonesia, kota terbesar kedua di Jawa Timur setelah Surabaya dan kota terbesar kedua belas di Indonesia. Kotamadya didirikan pada masa pemerintahan Belanda pada tanggal 1 April 1914, di mana EK Bröveldt bertindak sebagai walikota pertama. Kota ini terletak di dataran tinggi seluas 145,28 km², daerah kantong Kabupaten Malang. Seiring dengan Kota Batu dan Kab. Malang, kota Malang merupakan bagian dari wilayah terpadu Malang Raya.

Kota Malang Jawa Timur dikenal sebagai kota pendidikan. Kota ini memiliki beberapa Kampus pendidikan perguruan tinggi, antara lain Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, UIN Maulana Malik Ibrahim dan Politeknik Negeri Malang Universitas Muhamaddiyah Malang. Selain itu, ini adalah kota wisata karena sifatnya yang mempesona, dikelilingi oleh pegunungan dan udara segar. Kota Malang juga dikenal sebagai kota bunga karena banyaknya bunga-bunga yang menghiasi kota. Kesenian Kota Malang salah satunya tari topeng

Kota Malang Jawa Timur adalah rumah bagi sejumlah besar peninggalan sejarah. Kota Jawa Timur ini merupakan rumah bagi peninggalan Kerajaan Kanjuruhan di Belanda, peninggalan Belanda biasanya berupa bangunan-bangunan tua seperti Gereja Kayutangan dengan arsitektur Gothic. Malang juga menyelenggarakan beberapa acara untuk melestarikan cagar budaya, termasuk festival malang tempo doeloe. Malang juga memiliki banyak peninggalan sejarah yang menjadi landmark, seperti Monumen tugu Malang (Alun-alun Bundar).

Geografi

Kota Malang Jawa Timur terletak di pusat Kab. Malang dan di sisi selatan pulau Jawa. Kotamadya memiliki luas 145,28 km².

Peta Kota Malang Jawa Timur

Berikut peta gambar Kota Malang Jawa Timur:

Batas-batas wilayah Malang Kota sebagai berikut:

• Sebelah Utara : Kec. Singosari dan Kec. Karangploso (Kab. Malang)
• Sebelah Barat : Kec. Wagir dan Kec. Dau (Kab. Malang)
• Sebelah Selatan : Kec. Tajinan dan Kec. Pakisaji (Kab. Malang)
• Sebelah Timur : Kec. Pakis dan Kec. Tumpang (Kab. Malang)

Kota Malang Jawa Timur dilintasi oleh salah satu sungai terpanjang di Indonesia dan terpanjang kedua di pulau Jawa setelah Bengawan Solo, Sungai Brantas, yang sumbernya terletak di lereng Gunung Arjuno, di barat laut kota. Sungai terpanjang kedua di Malang adalah Sungai Metro, yang mengalir melalui kota Malang di Desa Karangbesuki di Kecamatan Sukun.

Lokasi Kota Malang Jawa Timur berada didaerah dataran tinggi. Kota ini terletak di ketinggian antara 440 dan 667 meter di atas permukaan laut. Titik tertinggi kota ini adalah di Kota CitraGarden Malang, sedangkan wilayah terendah Kota Malang berada di kawasan Dieng. Daerah kota Malang dikelilingi beberapa gunung dan perbukitan, Gunung Arjuno di sebelah utara, disebalah timur ada Gunung Semeru, sedangkan Gunung Kawi dan Gunung Panderman di sebelah barat, sedangkan di selatan kota Malang ada Gunung Kelud.

Karakteristik tanah di daerah Kota Malang Jawa Timur antara lain :

Bagian selatan : termasuk dataran tinggi wilayah area cukup luas, cocok untuk industri
Bagian utara : termasuk dataran tinggi yang subur, bagian utara cocok untuk pertanian
Bagian timur : adalah dataran tinggi dimana kondisi tanah kurang subur
Bagian barat : merupakan dataran tinggi yang amat luas menjadi daerah pendidikan

Kondisi iklim kota Malang pada tahun 2008 mencatat suhu udara rata-rata antara 22,7 °C dan 25,1 °C, sedangkan suhu maksimum mencapai 32,7°C dan suhu minimum 18,4 °C, dengan kelembaban maksimum 99%, suhu minimum mencapai 40%. Seperti banyak daerah lain di Indonesia, kota Malang mengikuti perubahan iklim putaran kedua, musim hujan dan musim kemarau.

Menurut pengamatan stasiun cuaca badan meteorologi klimatologi geofisika Karangploso, curah hujan kota malang yang relatif tinggi terutama pada bulan Februari, November dan Desember. Sedangkan curah hujan relatif rendah terjadi pada bulan Juni dan September. Sedangkan Kecepatan angin maksimum terjadi pada Mei, juli dan September.

Pemerintahan

Dasar hukum penetapan pemerintahan Kota Malang adalah Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 1950. Malang berstatus sebagai kota yang merupakan bagian dari provinsi Jawa Timur,

Wali Kota

Di Indonesia, walikota adalah kepala daerah kota atau kotamadya. Walikota dipilih oleh rakyat dan bertanggung jawab menjalankan kebijakan pemerintah. Walikota juga bertanggung jawab untuk memastikan bahwa kota atau wilayah kota berfungsi dengan baik.

Demikian juga kota Malang Jawa Timur, telah dipimpin pertama kali oleh wali kota sejak pemerintahan Belanda. dari masa ke masa, saat ini yang di pimpin seorang Wali kota Drs. H. Sutiaji

Dewan Perwakilan Daerah Kota Malang

Dewan Perwakilan Daerah Kota Malang (disingkat DPRD Kota Malang) Dewan terdiri dari 45 anggota terpilih setiap lima tahun atas dasar daftar partai terbuka dalam pemilihan umum. Pemilihan ini dilaksanakan sehubungan dengan pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah di seluruh Indonesia. Pemilihan umum terakhir diadakan pada 17 April 2019.

Jumlah kursi untuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Malang adalah 45 kursi, dimana Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia menjadi partai mayoritas dengan 12 kursi, diikuti Partai Kebangkitan Bangsa dengan 7 kursi, PKS 6 kursi dan Partai Gerindra dengan 5 kursi. Dewan berkantor pusat dan bertemu di Gedung DPRD Kota Malang, Klojen, Kota Malang Jawa Timur.

Kelurahan dan Kecamatan Kota Malang Jawa Timur

Wilayah Kota Malang Jawa Timur terdapat 5 kecamatan dan 57 Kelurahan. Daftar kelurahan dan kecamatan di Kota Malang adalah sebagai berikut:

Kelurahan dan kecamatan Kota Malang Jawa Timur
Kelurahan dan Kecamatan Kota Malang Sumber: Wikipedia.org

Secara administratif, Kota Malang Jawa Timur dibagi menjadi 5 kecamatan. 5 kecamatan dibagi lagi menjadi 57 Kelurahan. Kecamatan Klojen, Blimbing dan Sukun memiliki 11 desa, Blimbing, sedangkan Kedungkandang dan Lowokwaru memiliki 12 kecamatan. Kode pos kota dimulai pada 65111-65149.

Demografi

Total penduduk Kota Malang Jawa Timur  adalah 895.387 jiwa pada tahun 2017. Dengan luas 145,28 km² Kota Malang, kepadatan penduduk Kota Malang mencapai 6.200 jiwa/km². Malang adalah kota terbesar ke-21 di Indonesia dan kota terpadat ke-18 di Indonesia.

Sebagian besar masyarakat di Kota Malang berasal dari suku Jawa. Namun, dibandingkan dengan orang Jawa pada umumnya, suku Jawa Malang memiliki temperamen yang agak lebih keras dan egaliter. Salah satu penyebabnya adalah tipologi Malang Arek, yang terinspirasi oleh Ken Arok.

Ada juga beberapa suku minoritas, seperti Madura, Arab, Tionghoa dan lainnya. Sebagai kota pendidikan, Kota Malang Jawa Timur juga merupakan tempat tinggal siswa dari berbagai daerah di seluruh Indonesia, bahkan jika mereka membentuk komunitas sendiri.

Malang juga merupakan pusat pendidikan keagamaan, kota malang dan sekitarnya memiliki banyak pesantren yang terkenal. Masjid Jami and Gereja Protest Indonesia Barat (GPIB) Immanuel di Kota Malang menarik, dua tempat ibadah itu bersebelahan dan seolah menjadi symbol toleransi masyarakat.

Ekonomi

Kota Malang Jawa Timur memiliki ekonomi progresif dan komposit dan merupakan kawasan ekonomi yang disorot oleh pemerintah provinsi Jawa Timur. PDRB Malang mencapai 57.171,60 miliar rupiah dengan kontribusi ekonomi 3,06% untuk PDRB Jawa Timur Malang menjadi kota dengan PDRB terbesar ketiga di Jawa Timur dan Tanggal II dengan PDRB terbesar kesepuluh di Jawa Timur. PDRB per kapita Malang, 66.758,1 ribu rupiah, merupakan yang terbesar keenam di Jawa Timur setelah Pasuruan.

Kota Malang memiliki tingkat pengangguran 6.000 orang dengan tingkat keterbukaan 7,28%. Pengangguran adalah salah satunya disebabkan oleh universitas. Pasar Besar Malang adalah pusat komersial dan ekonomi Kota Malang didukung oleh beberapa sektor, termasuk industri, jasa, perdagangan dan pariwisata. Sektor yang mewakili paling banyak adalah perdagangan, yang mewakili 29,53% dari total PDB Malang. Malang juga terkenal dengan salah satu perusahaan rokok paling terkenal, Bentoel.

Dalam bidang Perekonomian Malang menerapkan sistem ekonomi kreatif. Hal ini dapat ditunjukkan dengan tingginya peran UMKM dalam perekonomian. Pemerintah kota terus mempromosikan pengembangan UMKM, termasuk dengan mengadakan beberapa pameran dan festival.

Selain UMKM, aplikasi digital dan game juga digunakan sebagai sub-area penerapan industri kreatif. Ekonomi kreatif ini juga secara tidak langsung mendorong pembangunan manusia di Kota Malang. Pada tahun 2016, perekonomian Malang tumbuh sebesar 5,61%.

Pariwisata mendorong pertumbuhan ekonomi yang relatif cepat ini. UMKM, industri dan perdagangan juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi yang cepat. Inflasi sangat rendah di Malang. Pada September 2017, BPS menemukan inflasi di kota Malang sebesar 0,05%. Penyebab inflasi yang mendasari adalah kenaikan umum dalam indeks harga konsumen. Meski rendah, tingkat inflasi di Kota Malang pernah menjadi yang tertinggi di Jawa Timur, dengan inflasi sebsar sebesar 0,30% pada Juli 2017.

Pariwisata

Profil kota Malang dalam didang Pariwisata di Malang cukup besar. Pada tahun 2016, jumlah wisatawan domestik di Malang kota sebanyak 3.987.074 orang, sedangkan wisatawan mancanegara sebanyak 9.535 orang. Jumlah wisatawan pada tahun 2016 mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

 

Kampung Wisata

Kota Malang dikenal memiliki banyak desa bertema yang pedesaan dan khas. Di antara mereka, yang paling terkenal adalah Kampung Wisata Jodipan yang merupakan kampung warna-warni pertama di Indonesia, yang menjadi salah satu tujuan wisata paling populer di kota Malang.

Selain itu, Kampung Tridi terletak di seberang Kampung Warna-Warni, yang terkenal dengan muralnya di dinding kandangnya, seperti Haji Lane di Singapura. Kedua desa dihubungkan oleh jembatan kaca. Keduanya adalah tempat favorit wisatawan untuk selfie. Selain itu, ada pula desa wisata di Malang yang terkenal dengan keramahan lingkungan dan kehijauan.

Ini termasuk Kampung Glintung Go Green (3G) di Purwantoro dan Kampung Bamboo Mewek di Tunjungsekar. Keramahan lingkungan Kampung 3G dapat dilihat melalui tanaman di seluruh desa. Kampung 3G adalah desa perlindungan air pertama di Indonesia. Kampung Bambu Mewek kini dianggap ramah lingkungan, karena penuh dengan pepohonan dan bambu dan merupakan desa konservasi.

 

Sebagai kota budaya, Malang juga memiliki desa budaya. Kampung Budaya Polowijen kelurahan ini dianggap sebagai desa budaya, karena rumah dan pameran beberapa situs warisan: Topeng Malangan, selain desa, ada juga Kampung Topeng Malangan. Seperti namanya, pengunjung disambut dari pintu masuk ke daerah dengan ratusan topeng warna berbeda dan karakter yang berbeda, seperti dalam cerita bendera.

 

Pendidikan

Dinas Pendidikan Daerah Kota Malang (Diknas) mengoperasikan 195 SD negeri di Klojen, 44 di Blimbing, 44 di Kedungkandang, 45 di Lowokwaru dan 41 di Sukun, dengan total 333 SD, SDLB dan MI terdaftar, dan mengoperasikan 27 SMA Negeri Malang dengan total 133 SMP, SMPLB dan MT yang dia rekam. Biro Pendidikan Provinsi Jawa Timur juga mengoperasikan 13 SMA negeri dan 13 SMK negeri Malang dengan total 127 SMA, SMALB, SMK dan MA yang dicakup oleh Dinas Pendidikan Malang.

Ada beberapa sekolah menengah atas di kota ini yang namanya dikenal secara nasional dan bahkan internasional. Beberapa di antaranya bahkan ditetapkan sebagai rintisan sekolah internasional yang dipimpin oleh SMA Negeri 3 Malang, diikuti oleh SMA Negeri lainnya dan SMA Katolik St Albertus Malang (SMA Dempo). Sekolah-sekolah terkenal lainnya termasuk SMK Negeri 4 Malang, yang terkenal di dunia internasional dan domestik, dan MAN 3 Malang, yang dapat mencapai beberapa kesuksesan nasional. Ada pula SMA Taruna Nala Jawa Timur, yang disponsori oleh TNI AL.

Kota Malang Sebagai kota pendidikan sejak zaman Belanda, Malang memiliki beberapa perguruan tinggi negeri seperti Universitas Brawijaya dan Universitas Negeri Malang; perguruan tinggi swasta seperti Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Merdeka Malang, Nasional Jurusan Teknologi dan Universitas Islam Malang. Ada juga sekolah teknik seperti Politeknik Negeri Malang.

 

Kuliner

Malang adalah kota kuliner, terutama makanan dengan harga terjangkau. Jumlah sajian kuliner murah ini disebabkan oleh masyarakat Kota Malang yang sebagian besar adalah pelajar dan mahasiswa dari seluruh Indonesia. Wisata kuliner kota ini dipadukan dengan Festival Malang Tempo Dölö, banyak jenis makanan khas yang menggugah selera. Bahkan menjadi daya tarik wisatawan yang datang ke Wilayah Kota Malang. Maka tak hayal Malang sering disebut sebagai kota kuliner

 

Transportasi

Total jalan di Kota Malang Jawa Timur mencakup 2.960 wilayah dengan total panjang 1.027.12,20 meter (1.027 km). Jalan ini tidak termasuk jalan provinsi atau negara bagian. Selain terhubung ke Rute Nasional 36, Kota Malang juga terhubung dengan jalan provinsi yang menghubungkan kabupaten dan kota Jawa Timur.

Wilayah Kota Malang juga terhubung dengan ruas tol Pandaan-Malang, yang menghubungkan Malang dengan kota-kota besar lainnya di Pulau Jawa, seperti Surabaya, Semarang, Jakarta dan Banyuwangi. Gerai tol yang memungkinkan akses ke dan dari kota Malang terletak di Singosari dan Pakis di Kab. Malang dan Madyopuro di Malang. Dinas Perhubungan Kota Malang mengoperasikan transportasi perkotaan dan bus sekolah. Kedua layanan melayani pusat kota dan di pinggiran kota.

Sekarang ada 25 rute transportasi perkotaan di kota. Bus sekolah mulai beroperasi pada 29 Desember 2014 dan sekarang ada enam bus sekolah dengan enam jalur.

Stasiun Kota Malang Jawa Timur
Oleh Rizal Febri Ardiansyah CC BY-SA 4.0, Pranala

Stasiun Malang, di pusat kota, merupakan stasiun kereta api utama di kota ini dan melayani 832.181 penumpang dengan jumlah 5.000 orang per hari ketika mereka kembali ke rumah. Stasiun ini merupakan stasiun kereta api terbesar di kota Malang dan menghubungkan Malang dengan kota-kota besar lainnya di Indonesia, seperti Surabaya Bandung dan Jakarta.

Selain Stasiun Malang, kota ini memiliki tiga stasiun lainnya, yaitu Stasiun Kota lama Malang dan Stasiun Blimbing dan terbaru stasiun Malang Kota Baru Pintu Timur

Bandara Abdul Rachman Saleh, yang melayani kota Malang, dilayani oleh Bandara Abdul Rachman Saleh di distrik tersebut. Bandara ini menghubungkan kota dengan kota-kota domestik seperti Jakarta dan Makassar. Saat ini Bandara Abdul Rachman Saleh melayani penerbangan domestik, Bandara Internasional terdekat untuk layanan internasional adalah bandara Juanda di Sidoarjo, Kedua Bandara tersebut telah terhubung dengan jalan tol.

Kota Malang Jawa Timur terkenal dengan beberapa Julukan

Paris van Jawa Timur

Julukan kota ini diberikan karena indahnya kondisi alam kota Malang, dikelilingi pegunungan dengan iklimnya yang sejuk dan membuat semua orang yang berkunjung ke kota ini. Julukan ini dikaitkan dengan kota Malang karena ada banyak destinasi wisata, baik di Kota Malang maupun di wilayah Malang Raya (Kab. Malang dan di kota Batu malang banyak menghasilkan buah). Ada juga wisata warisan, kota tema, taman kota, festival dan acara, MICE dan wisata keagamaan yang menambah berbagai destinasi wisata di Malang. Lokasi strategis di pusat kota Malang Raya juga menjadi daya tarik wisatawan, karena mudah dijangkau dengan beberapa destinasi wisata. Dimulai dengan wisata alam di pesisir pantai, lokasinya dekat dengan pariwisata Gunung Bromo dan beberapa wisata taman hiburan buatan manusia di Malang Raya.

 

Kota Dingin

Malang, secara resmi dikenal sebagai Kota Malang, adalah sebuah kota yang terletak di dataran tinggi Jawa Timur, Indonesia. Kota Malang Jawa Timur ini dikelilingi oleh perbukitan dan pegunungan, menjadikannya tempat yang lebih dingin daripada daerah lain di provinsi ini. Meskipun demikian, Malang adalah tujuan wisata yang populer karena atraksi sejarah dan budayanya. Daerah di sekitar Malang juga dikenal dengan keindahan alamnya, dengan Gunung Bromo dan gunung berapi lainnya terletak di dekatnya.

 

Kota Pendidikan

Universitas Brawijaya Kota Malang Jawa Timur

Julukan kota ini sangat layak untuk Kota Malang Jawa Timur , dengan lebih dari 50 universitas dan akademi negeri dan swasta. Lebih 300 ribu siswa berbagai daerah studi nusantara di Malang, menjadikannya salah satu kota pendidikan terpenting di Indonesia bagian timur. Beberapa universitas ternama antara lain Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, Universitas Muhammadiyah Malang, UIN Malik Ibrahim, Universitas Islam Malang, Institut Teknologi Nasional (ITN) dan Universitas Merdeka (Unmer) serta Politiknik Negeri Malang

 

Kota Industri Jasa dan Industri Kreatif

Pada awal pembentukan kotamadya hingga tahun 80-an, Kota Malang memiliki banyak industri, sehingga dikaitkan dengan julukan Industrial City. Perlahan tapi pasti, karena struktur dan pola ruang berkembang di rasi bintang regional, tren industri bergeser ke sektor ritel dan jasa. Selama dekade terakhir, sejalan dengan potensi sumber daya manusia, ekosistem industri kreatif telah menjadi sektor baru yang tumbuh pesat dan menjadi mesin masa depan ekonomi perkotaan.

Suasana kota yang tenang sangat ideal untuk bersantai, terutama bagi orang-orang dari luar Kota Malang, baik sebagai kunjungan wisatawan maupun keluarga maupun keluarga. Ada juga banyak orang yang memilih menghabiskan waktu bertahun-tahun di Kota Malang Jawa Timur karena alasan yang sama.

 

Kota Sejarah

Kota Malang Jawa Timur juga memiliki banyak peninggalan sejarah dan cagar budaya, baik dalam bentuk bangunan maupun non bangunan. Bangunan bersejarah yang masih bisa dilihat saat ini antara lain Alun-alun Kemerdekaan dan Monumen, Gedung Balai Kota, Gereja Hati Keramat Kayutangan, Gereja Ijen, Stasiun Kota Baru, Gedung Kembar Rajabali, Jembatan Kahuripan dan Majapahit, Oen Makan Rumah, Gedung Bank Indonesia dan masih banyak lagi.

Pemkot Malang berupaya melindungi cagar budaya yang ada, termasuk melalui pelaksanaan Ordonansi Daerah Nomor 1 Tahun 2018 yaitu tentang Cagar Budaya Kota Malang Jawa Timur. Sebanyak 32 bangunan juga ditetapkan sebagai cagar budaya, yang tidak boleh dimodifikasi untuk dipelajari untuk generasi sekarang dan masa depan.

 

Kota Bunga

Malang Kota bunga, sangat erat kaitannya dengan banyaknya taman dan ragam pohon yang menghiasi kota Malang. Ini tidak terlepas dari konsep desain kota taman yang diwarisi oleh Thomas Karsten. Salah satu yang terindah adalah Taman Alun-Tugu, yang berhasil meraih gelar taman nasional terbaik di kota ini pada awal 2010-an. Di tengah perkembangan kota, upaya terus melestarikan keindahan taman. Pemerintah Kota Malang Jawa Timur meliputi renovasi alun-alun Malang, Taman Trunojoyo, Taman Merbabu, Taman Kunang-kunang, Taman Slamet, Hutan Kota Malabar, Taman Merjosari, dan Taman Benih Mojolangu dan Tunggulwulung.

 

Stadion Gajayana Kota Malang Jawa Timur

Alwita from Malang, Indonesia, CC BY-SA 2.0, via Wikimedia Commons

Kota Olahraga

Malang, sebuah kota di provinsi Jawa Timur, Indonesia, telah dijuluki sebagai Kota Olahraga Indonesia. Pasalnya, banyak atlet terbaik Tanah Air yang berasal dari kota ini.

Meski bukan kota besar, daerah Malang telah melahirkan beberapa atlet terbaik di sejumlah cabang olahraga yang berbeda. Hal ini kemungkinan karena fokus kota pada pengembangan olahraga, yang mencakup penyediaan fasilitas pelatihan berkualitas tinggi dan kesempatan bagi penduduknya.

Label Sports City memang pantas untuk Kota Malang Jawa Timur, karena telah melahirkan beberapa atlet terbaik di Indonesia. Atlet-atlet ini telah meraih prestasi besar baik di dalam negeri maupun di luar negeri, mengukuhkan reputasi Malang sebagai pusat keunggulan olahraga.

 

Kota Militer

Banyak markas TNI (Tentara Nasional Indonesia), tempat latihan militer, asrama di sekitar lapangan rampal. Lapangan rampal adalah area terbuka besar yang telah digunakan untuk pelatihan militer selama bertahun-tahun sehingga Kota Malang Jawa Timur di kenal sebagai kota Militer. Tentara Nasional Indonesia memiliki markas besar di Jakarta, tetapi ada juga banyak markas regional di seluruh Indonesia.

 

Kota Kuliner

Kota daerah Malang ini dikenal sebagai Kota Kuliner karena memiliki begitu banyak jenis makanan khas yang menggugah selera. Bahkan menjadi objek wisata. Keanekaragaman kuliner Malang dapat ditelusuri kembali ke sejarah dan populasi multi-etnisnya. Ada banyak restoran di Malang yang menawarkan berbagai macam makanan, termasuk makanan Cina, India, Jawa, Sunda, dan Barat. Kuliner juga dimunculkan dalam bentuk festival Malang tempo doeloe.